“… Kula badhe nyobi prabotanipun wong lanang, inggih punika: bares, mantep, wani. …”
“… Saya akan mencoba identitas seorang lelaki, yaitu: jujur, mantab, wani …”
“Boten
kenging tiyang jaler ngunduri utawi nyingkiri bebaya utami, saha cidra
dhateng pengajeng-ajeng lan kepercadosipun sesami.”
Intinya, seorang pemberani jangan takut menghadapi apapun..
“Yen kapergok aja mlayu.”
..dan jika bertemu suatu bahaya, jangan lari. (Bertanggungjawab)
“Ing...
Showing posts with label Falsafah. Show all posts
Showing posts with label Falsafah. Show all posts
Wednesday, 9 October 2013
Makna Ngalurug Tanpa Bala atau Bertempur Tanpa Pasukan
Makna Ngalurug Tanpa Bala atau Bertempur Tanpa Pasukan
“Ngalurug tanpa Bala” atau Bertempur Tanpa Pasukan adalah merupakan sebagian kebenaran hidup yang
harus dihayati dan diamalkan, karena ungkapan ini merujuk pada istilah
berkarya dengan tangan sendiri. Tak perlu bantuan, tak perlu
teriak-teriak meminta pertolongan, karena diri pribadi sudah dapat
mengatasi apa yang dialami.
Sesungguhnya musuh
manusia adalah setan, baik setan manusia...
Digdaya Tanpa Aji ajaran filosofi R.M.P Sosro Kartono
“Ajinipun inggih boten sanes namung aji tekad; ilmunipun ilmu pasrah; rapalipun adilipun Gusti.”
Artinya, “Ajiannya tidak lain hanyalah ajian tekad, ilmunya ilmu pasrah, manteranya keadlan Tuhan.”
Perbuatan taat dan meninggalkan maksiat itulah
sumber energi yang dapat membuat seseorang sakti mandraguna, disamping
kemampuan diri mengekang gejolak syahwat dan dari perintah nafsu yang
buruk.
Rumusan beliau “Digdaya tanpa Aji”...
Beberapa ajaran R.M.P Sosro Kartono (Kakak R.A Kartini)
Kanthong Bolong
“Nulung pepadhane, ora nganggo mikir
wayah, wadhuk, kanthong.
Yen ana isi lumuntur marang sesami.”
Artinya, “Menolong sesama, tidak perlu memakai pikiran waktu, perut, saku. Jika (saku) berisi mengalir kepada sesama.”
Dengan demikian,
maksud dari “Ilmu Kanthong Bolong” adalah sebuah pengetahuan konkrit
tentang sebentuk tempat yang selalu kosong, yang secara pasti tempat itu
tak pernah membiarkan sesuatu yang dimilikinya...
Filosofi dan Biografi singkat R.M.P Sosro Kartono (Kakak R.A Kartini)
Raden Mas Panji
Sosrokartono lahir di Mayong pada hari Rabu Pahing tanggal 10 April 1877
M. Beliau adalah putera R.M. Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara.
Semenjak kecil beliau sudah mempunyai keistimewaan, beliau cerdas dan
mempunyai kemampuan membaca masa depan.
Kakak dari ibu kita
Kartini ini, setelah tamat dari Eropesche Lagere School di Jepara,
melanjutkan pendidikannya ke H.B.S. di Semarang. Pada tahun 1898
meneruskan sekolahnya...
Thursday, 3 October 2013
Sedulur Papat Limo pancer : Empat Malaikat Penjaga Manusia
Siang dan malam keempat pendekar gaib ini setia menunggu
kita. Saat genting dan bahaya, dia menyeret kita ke tempat yang aman.
Saudara penjaga gaib ini bukan jin bukan pula gendruwo.
Semakin lama belajar ajaran-ajaran leluhur Jawa, kita akan semakin
terkagum-kagum pada para nenek moyang. Ilmu yang mereka ajarkan tidak
bertentangan dengan agama, bahkan sesuai dan memperkaya pemahaman agama
yang kita anut.
Sayangnya banyak yang masih memandang...
Semar dalam Filosofi Jawa

Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut Badranaya
Bebadra = Membangun sarana dari dasar
Naya = Nayaka = Utusan mangrasul
Artinya : Mengembani sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah demi kesejahteraan manusia
Filosofi, Biologis Semar
Javanologi
: Semar = Haseming samar-samar (Fenomena harafiah makna kehidupan Sang
Penuntun). Semar...
Filosofi Tentang Kalimasada (KALIMOSODO)
Papat
kalima pancer merupakan sebuah wacana yang perlu terus kita gali dan
kita renungkan plus bertukar fikiran dengan orang-orang tua kita yang
sudah mumpuni baik dari ilmu tahid dan ilmu rasanya. Menurut petunjuknya
papat kalima pancer itu pusatnya ada di PANCER (yaitu lubuk hati yang
paling dalam) dan PAPAT-nya adalah unsur-unsur ilahi yang kita sendiri
hak untuk mendapatkannya. Karena dengan menggunakan PAPAT itu kita bisa
selalu ingat...