Sunday, 14 April 2013

Cara Mudah Mengonversi Satuan dalam Hitungan Detik

Selama ini mengajarkan matematika terutama topik mengonversi satuan di tingkat SD/sederajat termasuk sulit sehingga berdampak pada paradigma siswa terhadap belajar matematika menjadi susah dan tidak menyenangkan. Setiap kali belajar matematika ataupun terapannya siswa tidak termotivasi untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan konversi satuan. Guru yang mengajarkan matematika juga sulit merubah paradigma tersebut sebelum bisa membuktikan bahwa secara prinsip sebenarnya matematika itu bisa menjadi mudah dan menyenangkan seperti uraian berikut ini.

Satuan panjang
Soal :
1. 40 km =  …… m
2. 25 km + 17 dam + 2,5 dm =……. mm
  • Cara di sekolah : Menggunakan tangga​
Setiap turun satu tangga ke satuan berikutnya di kalikan 10 sebaliknya setiap naik satu tangga ke satuan berikutnya di bagi 10.
Jawab :
1. 40km =………m
    40km= 40 x 1000= 40000 m (di kali 1000 karena turun tiga tangga)
2. 25 km + 17 dam + 2,5 dm =……. mm
Langkah I. Semua komponen di urai ke dalam satuan mm   
    25 km = 25 x 1.000.000 = 25.000.000 mm
    17 dam = 17 x 10.000 = 170.000 mm
    2,5 dm = 2,5 x 100 = 250 mm
Langkah II. Menjumlah komponen-komponen satuan tersebut
maka
25 km + 17 dam + 2,5 dm = 25.000.000 mm + 170.000 mm + 250 mm
                                           = 25.170.250 mm
( Langkah di atas cukup panjang dan butuh ketelitian yang tinggi bagi anak SD).

  • Cara cepat : Teknik JALAN TOL
(Biar tidak lelah turun naik tangga.. he he he..)
Cukup dengan membuat garis yang dibagi sebanyak satuan dan di urut.
Supaya lebih mudah mengingatnya pakai teknik akronim; Kambing (km) Hamil (hm) Ngidam (dam) Minum (m) Dumin (dm) Cuma (cm) Dalam Mimpi (mm)



Dengan menerapkan teknik JALAN TOL ini maka waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan soal-soal matematika maupun terapannya yang berkaitan dengan konversi satuan menjadi lebih efektif dan efisien karena cukup dalam hitungan DETIK! Disamping hasilnya juga lebih valid, tingkat kesalahannya rendah. Muaranya akan meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.

sumber : wapikweb

Related Posts:

  • Model Pembelajaran Examples non Examples Salah satu tipe dari metode pembelajaran kooperatif yaitu model pembelajaran Examples non examples. Seperti pembelajaran kooperatif lainnya, model examples non examples  ini dilakukan secara berkelompok. Adapun urutan /… Read More
  • MAKNA HURUF HANACARAKA v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} 800x600 Normal 0 false false false EN-US … Read More
  • Rumus - Rumus Bangun Ruang Rumus Bangun Ruang – Matematika Rumus Kubus - Volume : Sisi pertama dikali sisi kedua dikali sisi ketiga (S pangkat 3) Rumus Balok - Volume : Panjang dikali lebar dikali tinggi (p x l x t) Rumus Bola - Volume :… Read More
  • Dengan Game Smart Case, Belajar Biologi Jadi Seru! Pembelajaran IPA-Biologi yang menggunakan bahasa asing (Latin) dan bilingual bagi siswa RSBI menjadi menakutkan bagi banyak siswa. Saya sebagai guru IPA-Biologi juga merasakan adanya kejenuhan siswa belajar di kelas. Sis… Read More
  • Membuat Lampu Belajar dan Lampu Tidur sendiri Membuat Lampu Belajar dan Lampu Tidur sendiri Gambar skema rangkaian listrik Pelajaran fisika tentang listrik sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Namun, seringkali siswa belum mengerti apa yang… Read More